Ring ring

ada apa
dengan cinta
Ada apa dengan cinta film
Satu masa
telah
terlewati
Benci dan
rindu
merasuk di
kalbu
Ada apa dengan cintaku
Sulit untuk aku ungkap semua
Jangan pernah bibir tertutup
Bicarakan semua yang kau rasakan
Cinta itu kita yang rasa
Bila sengsara hati kan merana
Wahai pujangga cinta
Biar membelai indah
Telaga di kalbuku
Jujurlah pada hatimu
Ada apa dengan cinta



Kisah Cintaku
www.diansastro.20m.com
Dian sastro about
Apalah arti kekayaan jika cinta yang
menyebabkan aku merindu tak
kumiliki.
Apalah Arti Istana yang megah, bila
tak ada tempat untuk jiwaku untuk
berteduh dan bersandar
Untuk apa dikelilingi putri-putri raja,
bila cinta yang telah ku rasakan telah
memenjarakan hatiku, dan telah
membutakan mataku atas segala
keindahannya.
Engkaulah kekasih yang menjadi
inspirasi dan penghias mimpi
malamku...Aura wujudmu benar-
benar mempesona, jikalau matahari
tak terbit , cukuplah wajahmu yang
menggantikan sinarnya. Bila
rembulan enggan datang dimalam
hari, kelembutanmu sudah cukup
untuk merebahkan bumi
dipangkuan indahmu.
1 564602448l
Engkau adalah ilham bagiku untuk
memetik dawai gitar, menjalin syair
cinta nan indah hingga menjadi doa-
doa akan harapan dan anugerah.
Pesona wajahmu bagai pusaran
angin taufan yang bisa menghisap
semua benda yang tertanam
dibumi. Andaikata seorang pemuda
tidak mampu menatap wajahmu ,
maka mendengar namamu saja
sudah cukup untuk mengembalikan
gairahnya yang hilang...
Dalam setiap lamunan aku
meyakinkan diri , kekasih yang
kudamba dapat menghadirkan
senyum kebahagiaan dalam hatiku,
menanggalkan kesedihan yang
selalu membayang ,menjadi cahaya
kehidupan serta pelipur lara bagi
jiwaku.
Laksana kaum pencinta , airmataku
yang bening dan jernih menetes
karena merindukan kasih yang tak
kunjung datang...
Dan kulihat disana -disaat dirimu
pergi, kumbang-kumbang pasti
menemani , seolah ingin memungut
sisa-sisa pesonamu , mereka
berlomba-lomba menarik perhatian
sang bunga, diantara mereka ada
yang berusaha memenangkan cinta
dalam penyamaran adapula
berterus-terang dalam
"ketelanjangan"... mereka hendak
berusaha menawan hati bunga
nirwana itu.
Sejak pertama kali aku melihat
pancaran cahaya keindahan itu,
jiwaku langsung
bergetar...Kurasakan keharuman
cinta telah menghancurkan
ketenangan jiwaku...tiada yang
melintas dalam anganku selain
keindahan mata cinta dan tiada
suara yang lebih merdu daripada
suara cinta...
Saat menatap wajahmu , seolah
ribuan kata ingin keluar dari bibirku,
namun apalah daya bibir tak
mampu mampu bergerak untuk
melukiskan keagungan cinta. Nyala
api asmara dalam hatiku semakin
lama semakin berkobar,
kebiasaanku kini hanya melamun
dan merangkai syair yang
menceritakan segala tentangmu...
Duhai kekasih....disaat cinta telah
mengakar didalam jiwa, serta dari
waktu ke waktu cinta itu telah
tumbuh subur dikedalaman hati,
kuingin rasa itu hanya kita yang
tahu...tahukah engkau kekasih, tidak
ada obat yang mujarab mengobati
luka bila tertusuk duri
asmara...maka hargailah dia yang
mengasihimu dan diriku yang
mencintaimu .
Duhai kekasih hati, dirimu telah
kuikat sebagai tawanan cinta
diseberang lautan, dimana tiada
suatu wujudpun yang dapat
menyembunyikan dirimu dari
jiwaku...
Melalui pancaran mata, jiwa kita
seolah menyatakan tidak ingin
berpisah , Engkaulah pasangan bagi
jiwaku, ruh yang kekal dan
abadi...bila panah cinta telah
menghujam hati dan jantung-
disana engkau akan mendengar
suara bathin kita melantunkan bait-
bait cinta yang dihiasi oleh senyum
dan tangis rindu....
Disaat jiwa kita merasa malu-malu
menggapai cinta, lidah terasa
kelu,dan tiada kata yang terucap dari
bibir, disitulah cinta memandang
dari kedalaman jiwa, ..disaat kita
saling menatap, maka sabda jiwa
kita -tak mampu menyembunyikan
cinta dari hati.
Dalam cinta keindahan menyimpan
kepahitan, dan dalam setiap
kegetiran terdapat selubung
kebahagiaan.
Rasa dimana kita tak dapat
membedakan lagi antara siang dan
malam, seolah kita berada dalam
taman surgawi yang terbebas dari
ruang dan waktu...
Bagi dirinya- diriku adalah pantulan
jiwanya ,adakah yang dapat
diperbuat dari seorang gadis yang
telah ditawan api cinta yang hatinya
telah tercuri,selain ingin bertemu
dengan si-pencuri hati. Yang Syair-
syairnya bernyanyi laksana kidung
surgawi dan berbisik kedalam
telinganya bagai hembusan angin
nan lembut , yang membuatnya
terhanyut dalam simponi kerinduan
atau laksana gelombang laut yang
menghanyutkan bahtera jiwanya
didalam lautan perasaannya yang
tak bertepi dan berdasar..
Dian Sastrowardoyo
Wahai kekasih hati, berjanjilah pada
keagungan cinta agar sayapmu
dapat terbang bebas dan melayang
bersama ketulusan cinta, walau
banyak racun yang harus kita
teguk ...
Atas nama cinta , racun yang pahit
pun terasa manis....
Bertahanlah kekasihku, dunia
diciptakan untuk kaum
pencinta...Dunia ada karena
cinta....cinta adalah pembebas dari
segala belenggu...dan jiwa pencinta
akan memberi kehidupan baru bagi
kehidupan yang lain.
Itulah hakekat dan kisah cintaku
kekasih, kuceritakan segala isi hati
dan tak ada yang
kusembunyikan....agar engkau tahu,
pintu-pintu hatiku selalu terbuka
untukmu... diujung rindu dan
harap-aku selalu menanti
kehadiranmu...dan aku yakin semilir
angin akan mengabarkan dan
membisikkan semua ini
kepadamu.Yang menceritakan
segala hal tentangmu dan
Tentangku...


Senandung patah hati
www.diansastro.20m.com
Wahai Cinta, engkau telah
membuatku lemah tak berdaya
Bagiku engkau adalah keindahan
yang membuatku tak bisa
memejamkan mata....
Engkaulah yang masuk kedalam
kalbuku dan membuatku menjadi
tawanannya..
Cinta datang laksana air yang
menetes dan jatuh diatas bebatuan ,
hingga batu itu akan terkikis
bersama sang waktu ...berserak
bagai pecahan bintang...
Ia bagai ilham dari langit yang
menerobos dan bersemayam
dalam jiwa Mahadewa dan
Mahadewi lalu masuk kesanubari
tanpa di undang..
Begitulah cinta yang kau bawa
kepadaku , Dan kini hatiku telah
hancur binasa....karena menahan
rindu yang tertahan...
Tapi yakinilah, tali kasih yang telah
terukir kuat dalam jiwa, tak bisa
dipisahkan oleh rentang waktu dan
jarak
Cinta telah memberikan kekuatan
untukku dapat bertahan...sekalipun
aku tahu engkau telah dipingit,...
Jiwaku menjerit
kekasih!...memanggil-manggil
namamu ..
Duhai kekasih hati!... mawar yang
tak kunjung mekar...engkau telah
direnggut dari tanganku...
Kini mimpi-mimpi indah dimalam
hari telah berubah menjadi badai
yang memporakporandakan jiwa
dan perasaanku..
Jiwaku terguncang !...akal sehatku
melayang keudara mengembara
mencari cinta yang hilang...
Dadaku dipenuhi oleh kesedihan
yang menyayat , airmata duka terus
menetes dari kelopak jiwa
Aku berkelana untuk mencari
pengobat hati, sembari bibirku
melantunkan syair kerinduan..
bukan bibirku yang sedang berkata,
namun jiwaku yang sedang terluka
berbicara pada setiap mata-mata
hati..
Disaat kerinduan telah
memuncak...dengan seribu sayap,
jiwaku terbang menuju pintu -
rumah jiwanya..
sesampainya dipintu itu, aku
menciumi dindingnya dengan
airmata yang membasahi pipi...
Bagiku tanpa bertemu denganmu,
maka mencium dinding rumahmu
pun sudah cukup bagiku untuk
merasakan kebahagiaan..seolah
dinding itu adalah tubuhmu
kekasih !..kemudian ku lantunkan
syair untuk kekasih jiwaku, untuk
menenangkan jiwanya , tanpa
peduli sang kekasih mendengar atau
syair itu tertelan oleh dinding
rumah...
Kumulai bersyair :
Tentangmu
Dikeremangan malam ,dibawah
temaram cahaya bulan, kulihat
engkau
menyapa langit dan bintang
Kau dendangkan lagu-lagu cinta
di puri jiwamu, engkau -dan
hanya engkaulah “bayangan
semu” yang akrab diantara
kehampaanku.
Dalam mimpi-mimpi malamku
sering kulihat wujud hidupmu
dan menyaksikan jemari lentik
putihmu menari diatas piano.
Atau kulihat dirimu berdiri
disenja samar, menatap langit
pucat dan mengubah warnanya
dengan mata yang
memancarkan indahnya
pengetahuan.
Sepasang mata itu telah
membangkitkan dan
membimbing begitu banyak
impian indah dalam diriku.
Aku tak bisa menghitung berapa
kali aku putus asa mencari
jelmaan lain dari dirimu.
Tiada keindahan yang dapat
mewakilkan , kecuali indahnya
sajak-sajak termanis yang
tercipta itu, yang bisa
dibandingkan dengan
keindahanmu.
Engkau laksana cahaya bintang
yang terus menyinariku
berabad-abad lamanya,
Takkala bayangan malam telah
datang, dirimu hadir
membukakan pintu jiwa- bagi
ruhku , sebuah tempat dimana
semua keabadian terdiam
membisu dan segala kepalsuan
-terkuak warna aslinya.
Tahukah engkau tak ada bintang
yang muncul atau lenyap tanpa
sepengetahuanku, dan kulihat
dirimu terbaring dalam selubung
mawar,
Kau terbaring dalam luka lama
yang belum mengering ,
tanganmu tak lagi bergerak, kau
beku dan pucat
Bagiku saat itu adalah malam
gelap tanpa dasar
Jangan pernah menangis lagi
“Cinta”-ku....
Tahukah engkau ...saat aku
melihat bintang itu- aku melihat
diriku ada dalam dirimu,dan
dukamu juga cerminan dukaku...
Lihatlah kedalam mataku , kau
akan melihat betapa berartinya
dirimu.....
Lihatlah hatimu dan lihatlah
jiwamu -dan saat kau temukan
diriku disana- kau tak perlu
mencarinya lagi, sebab aku akan
salalu ada dibalik setiap bayang.
Lihatlah kedalam hatiku kan kau
temukan tak ada yang
kusembunyikan, ambilah jiwaku
kan kuberikan segalanya
untukmu.

2002